traveling

TUKAR BUKU AKBAR – FESTIVAL PEMBACA INDONESIA 2016: Ayo sumbang buku modal pajang!

Originally posted on Festival Pembaca Indonesia 2016:
  Hai, kawan goodreaders sekalian. Kita mau survei dulu, nih. Coba kalian jawab dulu beberapa pertanyaan ini, ya. 1. Apakah kamu masih suka membeli buku (baru/bekas) atau berburu buku lewat pelbagai macam kuis? 2. Apakah kamu mulai kewalahan dan kehabisan tempat menyimpan timbunan buku yang tak terkendali jumlahnya (nambah…

film-TV-musik

Music: Raisa – Handmade, album review

Raisa tak ada habisnya. Disantap setiap hari, dilahap setiap waktu, tak pernah setitik pun pesonanya memudar. Memang, sesekali ada yang mencoba mengganti. Isyana, Yura, atau Andrea Miranda, tapi lagi-lagi kembali kepada Raisa. Hanya Raisa. Sejak mendengar lagu-lagunya yang mudah nempel-kuping di album Raisa dan Heart to Heart, saya memang selalu menunggu karya-karya Raisa selanjutnya. Entah… Continue reading Music: Raisa – Handmade, album review

random

Tak Ada Kereta Untuk Lebaran

Rasanya sudah 2 atau 3 tahun ini, perjalanan “spiritual” bernama mudik Lebaran nggak lagi saya jabanin pake kereta api. Dulu, sejak kali pertama pindah ke Jakarta, kereta adalah moda transportasi incaran paling logis untuk bisa pulang kampung dan merayakan Lebaran bersama keluarga besar di kampung halaman. Meskipun harus ditempuh semalaman, kereta masih bertiket lebih murah… Continue reading Tak Ada Kereta Untuk Lebaran

film-TV-musik

Dian Sastro Dikentuti Lukman Sardi 7 Hari 24 Jam…

Sebagai fans Distro –Dian Sastrowardoyo– saya merasa gagal ketika “hampir” terlewat menonton film terbaru Distro ini. Pun, saya tahu promo filmnya ini secara enggak sengaja ketika saya lagi butuh nonton di bioskop, klik menu Now Playing di web-nya 21, lalu shock lihat ada nama Distro di barisan deskripsi film 7/24. HARUS. DITONTON. BANGET. Dan, yah,… Continue reading Dian Sastro Dikentuti Lukman Sardi 7 Hari 24 Jam…

traveling

#SingaporeProject: Balada Mengurus Paspor

Pernah ditakut-takuti soal ngerinya masuk ke kompleks pemakaman pada tengah malam sama teman? Lalu kita percaya saja tanpa pernah mencoba melakukannya? Saya pernah, namun meskipun enggak sendirian (artinya bersama beberapa orang) saya pernah beberapa kali memasuki area pemakaman pada tengah malam ketika ikut ekskul Pramuka di SMA dulu. Rasanya? Yah, mendebar-bar-bar-bar-kan gitu, deh. Well, saya… Continue reading #SingaporeProject: Balada Mengurus Paspor

traveling

#SingaporeProject: Let’s Have a Dream!

Terkadang obsesi memang menyebalkan. Ketika ia telah masuk dan menjalari pembuluh darah, maka tak ada jalan keluar kecuali memuaskan obsesi itu. Saya sering mengalaminya. Dalam pelbagai bentuk. Kali ini ia berbentuk keinginan untuk ‘berjalan’. Menjadi tak biasa karena tujuan akhir dari perjalanan itu adalah negeri seberang: Singapura. Hah? Biasanya tujuan perjalanan saya masih di sekitaran… Continue reading #SingaporeProject: Let’s Have a Dream!